Portal informasi tentang Gadget, Mobile, Teknologi, Internet, Virtual Reality, Komputer, Aplikasi, Kecerdasan Buatan yang terbaru dan terupdate hari ini

Aplikasi FaceApp Berbahaya?? Tips Dan Penjelasan Pakar Telematika

 Aplikasi FaceApp

NANO-TEKNOLOGI.COM - Kabar tentang aplikasi FaceApp itu berbahaya ditanggapi oleh salah seorang pakar telematika Indonesia, Abimanyu Wahyu Hidayat. Saat ini aplikasi pengubah wajah FaceApp ini memang tengah digemari pengguna media sosial terutama facebook. Aplikasi FaceApp ini dapat dengan mudah merubah gambar wajah dengan menggunakan berbagai macam efek. Salah satu di antara yang paling banyak digunakan adalah efek yang mampu mengubah wajah menjadi lebih muda atau tua.

Aplikasi ini mejadi viral hingga munculah tagar #AgeChallenge di semua media sosial. Banyak diantara selebriti bahkan hingga tokoh politik turut serta ikut menggunakan FaceApp tersebut. Di tengah ramainya penggunaan FaceApp ini, timbul kabar jika aplikasi FaceApp ini sangat berbahaya. Muncul juga saran agar lebih berhati-hati dalam menggunakan aplikasi FaceApp tersebut. Aplikasi FaceApp ini disebut-sebut mampu menyebarkan, menyimpan, dan menjual gambar para pengguna untuk tujuan komersial walaupun foto itu telah dihapus. Menanggapi kabar berita itu, Abimanyu telah mengatakan jika sebetulnya di dalam menggunakan aplikasi yang ada apapun harus kita senantiasa tetap harus berhati-hati.

"Kita harusnya melihat sekarang seberapa jauhnya, suatu aplikasi jika digunakan oleh publik luas, semua aplikasi kita tetap harus diwanti-wanti," ujar Abimanyu di Talkshow TVONE, Minggu (21/7/2019).
"Demikian juga dengan aplikasi FaceApp ini, apa dasar dari memberikan fasilitas ini, yang tentu diharapkan ialah manfaatnya," imbuhnya. Abimanyu ini lantas membandingkan FaceApp ini dengan berita viral lainya seperti #BottleCapChallenge atau #KikiChallenge atau bahkan #InMyFeelingChallenge.

Baca Juga : Aplikasi Cloner Premium FREE Download

#BottleCapChallenge adalah tantangan viral berupa membuka tutup botol dengan cara ditendang. Sedangkan #KikiChallenge adalah tantangan dengan cara menari sambil keluar dari dalam mobil yang melaju dengan diiringi lagu milik Drake - In My Feelings.
"Bandingkan dengan #BottleCapChallenge atau #KikiChallenge, jikalau mobilnya ketabrak sama yang lain jauh lebih bahaya itu" kata Abimanyu.
"#BottleCapChallenge, botol yang isinya minuman sanggup membuat orang segar, lalu ditendang sama orang hanya untuk dibuka tutupnya, itu mudarat bagi saya," sambungnya.
Lebih lanjut, dia berkata bahwa tidak ada satupun data pribadi pengguna yang diambil oleh FaceApp ketika menggunakannya.

"Ketika kita menggunakan aplikasi FaceApp ini, tak perlu login dan itu berati tidak ada mendaftarkan nama, jenis kelamin, password dan lain sebagainya. Yang kita pakai hanya download tidak dicek apa-apa langsung dapat diunggah ketika saat itu juga," terangnya.
"Itu berarti tidak ada data pribadi yang diupload ke server yang kemudian data file foto-foto kita ada di gallery itu tidak sama dengan yang ada di FaceApp itu sendiri, jika orang 'menakut nakutin' nanti data yang ada di gallery kemudian diambil semua bisa menjadi kerepotan, lihat sekarang jika diambil semua pasti sudah kelihatan diandroid, terlihat jelas traffic penggunaan saat pengunggahan dan seberapa besarnya," paparnya

Abimanyu lalu sedikit bercanda bahwa hal yang harusnya dikhawatirkan adalah ketika wajah sesorang dijadikan bahan candaan orang lain tanpa izin lebih dulu. 
"Yang harusnya kita khawatirkan juga, jangan sampai ada pengguna melihat yang begitu asyik dalam menggunakan foto-foto orang tersebut just for fun, minta izinlah dulu," katanya.

Bagaimana cara untuk menghindari bahaya walaupun ikut kepopuleran #AgeChallenge?
Diberitakan oleh portal Kompas.com, Damar Juniarto, seorang Executive Director Jaringan penggerak kebebasan berekspresi online se-Asia Tenggara (SAFEnet) telah memberi beberapa tips untuk menghindari bahaya tersebut.
"FaceApps Challenge itu sebenarnya apakah cuma memberi gambar kita saat tua? Akan tetapi kan tidak begitu saja, dia (FaceApp) sanggup membaca biometrik wajah dari pengguna dan memberi gambaran masa depannya dengan menyesuaikan pada wajah penguna yang sekarang," ungkap Damar saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/07/2019) malam hari.

Baca Juga : 5 Fitur WhatApp Terbaru


"Data-data tersebut akan disimpan oleh pembuat apikasi dan disimpan dalam repository-nya," tambahnya.
Selain itu, Damar juga mengingatkan, saat mengaktifkan aplikasi ini akan diminta akses ke data nomer kontak telepon, folder gambar, dokumen dan lain-lain.
Hal itu sbenarnya merupakan data behavioral pengguna, dan informasi pribadi lain juga akan ikut disimpan dalam repository aplikasi tersebut.
"Apa saja data yang disimpan dalam gadget kita, rasanya hampir semua hal, misalnya akses ke e-banking, akses ke email, nomer telepon keluarga, teman, sahabat. Itu semua bila dimiliki oleh orang lain tanpa kita ketahui jelas akan terdapat risikonya," tegas Damar.

Oleh sebab itu, 3 tips berikut ini dapat anda lakukan untuk melindungi data personal Anda dari aplikasi tersebut.

1. Tetap waspada
"Kuncinya ada pada KEWASPADAAN. Di balik semua yang lagi viral atau trending, hendaknya tetap hati-hati kalau-kalau ada permintaan akses saat menginstal aplikasi atau bahkan ketika bermain game," ungkap Damar.

2. Jangan beri akses ke hal pribadi
"Jangan memberikan akses ke suatu hal yang bersifat sangat pribadi dan rahasia yang ada pada smartphone kita," tambahnya.
Damar juga telah mengingatkan untuk hanya memberi akses yang berkaitan untuk kepentingan apilkasi tersebut.

3. Uninstall kalau sudah mulai bosan
"Kalau nantinya telah bosan dengan aplikasi tersebut, langsung saja di-uninstal," tutur Damar.
"Langsung saja di-uninstal dan dihapus dari gadget kita," tegasnya

Sumber : TribunTechno

Aplikasi FaceApp Berbahaya?? Tips Dan Penjelasan Pakar Telematika Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Maz Kohar

0 komentar:

Post a Comment